Cara Merawat Aki Basah Mobil Agar Awet dan Tidak Mudah Drop

Cara Merawat Aki Basah Mobil Agar Awet dan Tidak Mudah Drop

Cara merawat aki basah mobil biar awet adalah salah satu informasi yang kami bagikan di portalgmais.com. Jika Anda memiliki mobil, maka tips atau cara sangat perlu dan penting Anda ketahui.

Merawat aki basah mobil dan merawat aki kering mobil tentu berbeda. Untuk perawatan aki kering tidak perlu dilakukan secara rutin akan tetapi perlu perhatian.

Penggunaan aki basah baik pada sepeda motor ataupun pada mobil ada banyak digunakan. Berlainan dengan aki kering yang tanpa butuh lakukan perawatan teratur, pada aki basah ini dibutuhkan perawatan yang semestinya dikerjakan dengan berkala. Pasalnya pada aki basah ini menggunkan cairan elektrolit serta banyaknya akan menyusut bersamaan lamanya waktu penggunaan. Bila awal mulanya saya sudah membabarkan mengenai panduan langkah melakukan perbaikan aki kering, karena itu pada kesempatan ini saya akan mengulas mengenai bagaimanakah cara menjaga aki basah supaya masih awet.

Bila tidak dikerjakan perawatan aki basah, tidak hanya umur gunakan yang menyusut juga menyebabkan aki tekor. Seperti yang kita kenali, aki ialah sumber listrik yang akan dipakai untuk menyuplay daya ke sejumlah skema kelistrikan pada kendaraan. Oleh karenanya tanda-tanda aki yang telah tekor diantaranya dapat diikuti dengan starter yang tidak nyala atau putaranya lamban hingga tidak dapat menyalakan kendaraan. Pemicu dari aki tekor ini banyak seperti cairan elektrolit yang habis atau arus pengisian yang kecil.

Oleh karenanya kita perlu tahu panduan atau langkah menjaga aki basah agar masih awet. Apa tips-nya? Silahkan baca berikut ini.

Cara merawat aki basah mobil agar awet:

cara merawat aki basah mobil

Perawatan aki basah mobil, begitu perlu perhatian sehari-harinya. Seperti apakah perhatian itu? Langsung baca saja berikut ini.

1. Periksa atau kontrol rutin

Check adakah keretakan di bagian body aki, karat dibagian terminal, serta yakinkan tidak ada kabel yng terkelupas. Selekasnya membersihkan karat, tutup sisi kabel yng terkelupas. Karat pada terminal menyebabkan beban tahanan semakin besar. Walhasil, tegangan aki akan menyusut. Semestinya mengawasi terminal aki yang dengannya penutup dari karet.

2. Yakinkan aki sama dengan ukuran

Cairan elektrolit aki ialah sisi terpenting dari aki. Cairan itu yng menghantarkan arus listrik. Menyusutnya cairan sebabnya yakni oleh penguapan karena udara panas mesin. Air juga dapat menyusut karena ada kerusakkan.

3. Panaskan mobil dengan teratur

Semestinya memanasi mesin kendaraan beroda empat dengan teratur, sekurang-kurangnya 10 menit. Hal tersebut ditujukan supaya arus listrik di aki selalu terisi oleh alternator, jadikan kondisinya masih konstan. Walhasil aki akan awet serta performnya tidak buruk alias bagus.

4. Matikan semua piranti elektronik sebelum mematikan mobil

Semestinya mematikan semua piranti di kendaraan beroda empat yng menggunakan arus listrik. Hal tersebut ditujukan supaya masa kembali menghidupkan kendaraan beroda empat, arus listrik dari aki terlalu fokus pada starter mesin saja. Walhasil aki semakin lebih awet serta performnya terbangun.

Meskipun ke-4 diatas sudah ada, tambahan lain supaya lengkap pengetahuan Anda dalam perawatan aki basah untuk mobil.

Tambahan lain cara perawatan aki basah pada mobil

cara merawat aki basah mobil membersihkan kotoran

Nah supaya tidak berlangsung hal tersebut butuh dikerjakan perawatan pada aki basah seperti di bawah ini:

  1. Panaskan kendaraan setiap hari saat 5 – 10 menit
  2. Memanasi motor bukan sekedar mempunyai tujuan untuk bikin mesin motor awet tetapi dapat juga membuat aki masih konstan.
  3. Kerjakan kontrol dengan visual, adakah keretaan pada aki itu.
  4. Check volume cairan elektrolit, yakinkan jika cairan elektrolit ada di antara garis lower serta upper
  5. Bila nyatanya di bawah garis lower, isi selekasnya cairan elektrolit yang banyak di jual dipasaran. Akan tetapi yang butuh diingat, dalam pengisian ini jangan pernah melewati garis upper
  6. Bila anda memiliki hydrometer, kerjakan kontrol pada berat type pada semasing sel.
  7. Janganlah memaksakan electric starter jika motor susah hidup
  8. Baiknya mendesak electrik starter ialah 5 detik. Jika lebih dari 5 detik motor tidak ingin nyala semestinya di hentikan serta nantikan jeda 5 detik lagi baru di pencet lagi tombol electric starter, karena electric starter sendiri menyerap arus listrik yang lumayan besar dari aki, menjadi berikan peluang aki untuk kembali konstan.
  9. Check ke-2 terminal baterei. Bila ada karat atau kotoran membersihkan memakai sikat kawat atau amplas. Bila dilewatkan maka dapat memunculkan tahanan berlebihan, hingga akan kurangi tegangan baterei.
  10. Dengan memakai baterei tester atau multimeter, yakinkan jika tegangan baterei ada di antara 12-13 volt.

Dengan melakukan cara perawatan aki basah seperti di atas, maka dengan ini aki basah pada kendaraan empat anda akan awet. Demikian info yang dapat kami beri, mudah-mudahan makin meningkatkan wacana anda terpenting dalam menjaga aki basah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.