Manajemen Keuangan Keluarga, Ini Tips dan Caranya

Manajemen Keuangan Keluarga, Ini Tips dan Caranya

Manajemen keuangan keluarga, portalgmais.com. Dalam menjalani hubungan keluarga, masalah yang sering kali melanda para pasangan muda adalah masalah keuangan. Kurangnya pengalaman memanajemen keuangan menjadi salah satu faktor penentu mengapa sebuah keluarga kerap sekali dilanda masalah keuangan. Info mengenai manajemen keuangan keluarga harus diterima dengan baik agar tidak mengalami masalah semacam ini. Tidak sedikit yang berpendapat bahwa masalah ini tidak selalu karena penghasilan yang sedikit, tetapi karena proses pengelolaannya yang kurang sistematis sehingga menimbulkan masalah di sana-sini. Pelajari tips yang akan dijelaskan berikut ini untuk cara mengelola keuangan keluarga dengan baik.

Tips manajemen keuangan keluarga

manajemen keuangan keluarga

Melakukan pengelolaan keuangan dalam keluarga, perlu diketahui caranya. Apa saja itu? Ini jawabannya.

1. Pahami kondisi keuangan keluarga

Kondisi keuangan ini tak hanya dari pemasukan bulanan, jumlah tabungan, dan anggaran belanja saja. Anda juga harus mengetahui berapa jumlah tagihan listrik, telepon, biaya ke dokter, dan biaya-biaya yang lainnya. Beberapa hal yang juga harus Anda ketahui adalah besaran cicilan kartu kredit, rumah, atau mobil yang juga dibebankan dari penghasilan bulanan keluarga. Untuk manajemen keuangan keluarga, Anda memang harus mengetahui kondisi keuangan keluarga.

2. Buatlah rencana anggaran

Membuat rencana anggaran akan membantu Anda memperkirakan pengeluaran Anda. buatlah rencana anggaran seobjektif mungkin dan juga harus realistis secara berkala agar pengeluaran bulanan Anda tidak melebihi pemasukan keuangan keluarga.

3. Bedakan antara kebutuhan dan keinginan

Tak jarang seseorang bingung memikirkan antara kebutuhan dan keinginan, terutama seorang wanita. Pikirkan masak-masak apakah barang yang akan Anda beli ini hanya keinginan semata atau memang benar-benar dibutuhkan oleh keluarga Anda. Jika memang barang yang akan Anda beli adalah kebutuhan mendesak keluarga, Anda bisa membelinya. Namun, apabila barang tersebut hanyalah keinginan semata, sebaiknya tunda sampai kondisi keuangan keluarga Anda lebih membaik.

4. Hindari Utang

Dalam keadaan terdesak, boleh-boleh saja Anda berhutang ke rekan bisnis atau bank. Akan tetapi, jangan pernah membiasakan diri membeli barang-barang secara kredit. Kebiasaan konsumtif semacam ini mampu membuat Anda terjerat banyak utang dan memperburuk kondisi keuangan Anda.

5. Meminimalkan belanja yang berlebihan

Nongkrong bersama keluarga di sebuah restoran atau kafe memang sangat mengasyikkan. Namun, Anda tentu tidak bisa melakuan kegiatan ini dengan intensitas yang sering, bukan? Belanja yang berlebihan akan membuat keuangan keluarga menjadi semakin buruk.

6. Buatlah cita-cita finansial

Membuat cita-cita finansial memang patut diperhitungkan untuk menuju masa depan yang lebih baik. Anda bisa mendiskusikannya dengan pasangan Anda mengenai rencana keuangan di masa depan, misalnya, apakah Anda ingin memiliki dana pendidikan untuk buah hati, atau hal-hal lainnya.

Info lainnya:

Cara manajemen keuangan keluarga yang wajib dilakukan adalah menabung. Memiliki tabungan akan membuat Anda bisa berjaga-jaga atas hal-hal yang tidak terduga yang terjadi di masa depan. Sebuah keluarga dianjurkan untuk menabung secara rutin setiap bulannya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.